Riset Grup Immersive Technology mengadakan FGD “VR Exposure Therapy untuk Acrophobia”

0
252
fgd terapi acrophobia dengan vr
fgd terapi acrophobia dengan vr

Solo – Rabu (29 Juni 2021) Grup Riset Grup Immersive Technology D3TI SV-UNS mengadakan FGD. Teknik Moderasi Focus Group Discussion (FGD) merupakan salah satu metode riset kualitatif yang paling terkenal selain teknik wawancara. FGD adalah diskusi terfokus dari suatu group untuk membahas suatu masalah tertentu, dalam suasana informal dan santai bersama Pakar yang sesuai dengan kompetensi bidang yang akan dibahas.

Moderator Kegiatan FGD Virtual Reality Exposure Therapy Pada Fobia Ketinggian

Dalam rangka pelaksanaan rangkaian kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) melalui Riset Grup Immersive Technology Program Studi D3 Teknik Informatika mengadakan kegiatan berupa Focus Group Discussion (FGD) dengan tema : “Virtual Reality Exposure Therapy Pada Fobia Ketinggian”.

Pakar yang menjadi Nara Sumber bidang Psikologi adalah Ibu Desi Wahyu S.Psi, M.Psi, Psi dari Rumah Sakit Jiwa Surakarta.

Materi FGD Virtual Reality Exposure Therapy Pada Fobia Ketinggian

Materi yang dibahas adalah seputar keilmuan bidang Acrophobia. Sebuah ketakutan yang terus-menerus dan intens terhadap ketinggian, baik secara definisi, contoh, cara diagnosa, penanganan, penyebab dan terapi dan penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) dalam usaha terapi.

Setelah sesi materi dilanjutkan dengan tanya-jawab untuk saling bertukar pikiran yang mengarah kepada penggunaan VR untuk terapi Acrophobia. Ditengah-tengah sesi juga didemokan prototype aplikasi VR yang sedang dikembangkan menjadi aplikasi pendeteksi dan terapi Acrophobia.

Demo Aplikasi pada FGD Virtual Reality Exposure Therapy Pada Fobia Ketinggian

Acara FGD ini dihadiri dari semua anggota grup riset Immersive, Dosen Fakultas Kedokteran, Dosen Kebidanan dan dari Mitra P2M. Semoga memberikan manfaat dan semangat dalam mengembangkan Aplikasi VR untuk solving problem dibidang kesehatan.