UNS Kembangkan Produk EWS Banjir Inklusi untuk masyarakat Difable

0
163

Sekolah Vokasi UNS berkolaborasi dengan Pusat Studi Bencana (PSB) UNS mengembangkan produk terapan peringatan dini banjir di Dusun Pecakaran Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Dosen D3 Teknik Informatika SV UNS Fendi Aji Purnomo, S.Si., M.Eng. dan Tim pengabdian berkolaborasi dengan Pusat Studi Bencana (PSB) melalui Sorja Koesuma, S.Si., M.Si. mengembangkan Produk Terapan Peringatan Dini Banjir (EWS) Inklusi untuk masyarakat difable yang berada di Dusun Pecakaran, Pekalongan.

Produk Terapan alat EWS inklusi banjir dikembangkan menggunakan teknologi LoRA. LoRA merupakan sistem komunikasi nirkabel untuk IoT yang menawarkan komunikasi secara jarak jauh dan berdaya rendah. Dengan teknologi ini maka biaya bulanan seperti pulsa sudah tidak perlu dilakukan. Catu daya EWS diambil dari tenaga matahari dan disimpan sehingga dapat beroperasi 24 jam.  Alarm atau notifikasi yang diberikan kepada masyarakat difable apabila terjadi kenaikan level air yaitu berupa sirine dan lampu indikator. Dengan sistem peringatan tersebut diharapkan kepada masyarakat difable dan komunitas tersebut dapat menerima peringatan dini banjir.

Kegiatan implementasi Alat EWS Banjir diawali dengan observasi bersama BPBD Kabupaten Pekalongan dan Pemerintah Desa Pecakaran, penentuan titik rawan banjir, pemasangan alat EWS Banjir, uji coba dan kalibrasi level peringatan dan terakhir yaitu sosialisasi cara kerja alat EWS banjir dan cara perawatan alat kepada masyarakat Desa Pecakaran beserta masyarakat difabel.

Dalam sosialisasi produk terapan EWS Banjir tersebut turut hadir Pemerintah Desa Pecakaran, BPBD Kab. Pekalongan, BPD Desa Pecakaran, Bintari Foundation, Pokja APII Pecakaran, kelompok Disabilitas Pecakaran dan Tokoh Masyarakat. Untuk berkomunikasi dengan beberapa masyarakat tuna rungu dihadirkan Juru Bicara Isyarat sehingga informasi dapat tersamoaikan. Dukungan oleh Pemerintah setempat sangat besar dalam  implementasi alat EWS Banjir di Desa Pecakaran dan besar harapan dapat membantu warga dalam peringatan dini sehingga masyarakat dapat bersiap-siap apabila terjadi kenaikan level air.

Tanggapan dari Ketua Paguyuban Disabiltas Desa Pecakaran akan hadirnya Alat EWS Banjir yaitu sangat senang dan dapat membantu teman-teman difabel dalam memahami adanya kenaikan level air yaitu ditandai dengan adanya lampu yang berwarna warni dan ada suara sirine saat level air tertinggi terjadi.

Akhir sosialisasi dilakukan serah terima Produk terapan EWS Banjir dari UNS kepada Pemerintah Desa Pecakaran dan dilakukan penandatanganan pernyataan komitmen pemerintah tersebut untuk menjaga dan menggunakan alat EWS Banjir dalam sistem peringatan dini banjir di Desa Pecakaran.

Gambar : Pemasangan dan kalibrasi alat EWS Banjir

Gambar : Observasi dan penentuan titik rawan banjir bersama BPBD Kab. Pekalongan dan Pemerintah Desa Pecakaran

Gambar : Serah terima alat EWS kepada masyarakat Difable

ews-uns3

Gambar : Penjelasan kerja alat EWS kepada Tuna Rungu di Desa Pecakaran melalui Juru Bahas Isyarat

ews-uns2

Gambar : Masyarakat Desa pecakaran menerima bantuan alat EWS Banjir dari UNS

ews-uns

Gambar : Serah terima produk terapan EWS Banjir Inklusi dari UNS kepada Pemerintah Desa Pecakaran