Home > News > Kuliah Umum AI dengan Pakar dan AI dari Belgia
Kuliah Umum AI dengan Pakar dan AI dari Belgia
- By Humas D3TI-UNS
- Oct 20, 2026 12:30 AM 18
Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Informasi dan Kecerdasan Artifisial (STARTIKA), Universitas Sebelas Maret (UNS), menghadirkan pakar sekaligus praktisi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dari Belgia, Mr. Omer Kara, dalam kegiatan kuliah tamu (Guest Lecturer) bertajuk “My Team Never Sleeps: From Chatbot to Agent Team”, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula D3TI, Gedung Sekolah Vokasi UNS lantai 2.
Omer Kara merupakan Chief Technology Officer (CTO) Banana Navy AI, sebuah perusahaan AI bergengsi yang berbasis di Belgia. Kehadiran praktisi industri internasional ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa STARTIKA untuk memperoleh wawasan langsung mengenai perkembangan AI, penerapannya di dunia profesional, serta kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan industri di masa depan.
Sebagai satu-satunya program studi yang berfokus pada bidang Kecerdasan Artifisial atau AI, STARTIKA UNS terus berupaya memperkuat pembelajaran melalui kolaborasi dengan praktisi dan pakar dari industri. Kuliah tamu ini menjadi salah satu upaya untuk menjembatani pengetahuan akademik dengan praktik pengembangan teknologi AI di dunia nyata dan industri.
Dalam pemaparannya, Omer menjelaskan empat konsep penting yang perlu dipahami mahasiswa dalam mempelajari dan mengembangkan AI.
Pertama, Generative AI, yaitu teknologi AI yang mampu menghasilkan berbagai bentuk konten berdasarkan instruksi atau prompt, seperti teks, gambar, desain antarmuka, hingga kode program. Teknologi ini dapat membantu mempercepat proses kreatif dan pengembangan perangkat lunak.

Kedua, AI Agent, yaitu sistem AI yang dirancang untuk membantu menyelesaikan serangkaian tugas guna mencapai tujuan tertentu. Dengan dukungan perangkat, akses, dan izin yang sesuai, AI Agent dapat merencanakan langkah kerja, menggunakan berbagai alat, memeriksa hasil, serta melakukan perbaikan. Konsep ini membuka peluang pengembangan sistem AI yang tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu menjalankan alur kerja secara lebih terstruktur.
Ketiga, Iterasi, yaitu proses mengerjakan, mengevaluasi, dan menyempurnakan hasil secara berulang hingga sesuai dengan kebutuhan. Dalam pengembangan AI, proses iterasi penting untuk meningkatkan kualitas keluaran, memperbaiki kesalahan, dan memastikan solusi yang dihasilkan semakin relevan dengan tujuan pengguna.
Keempat, Human-in-the-Loop, yaitu pendekatan yang tetap melibatkan manusia dalam pengawasan, evaluasi, dan pengambilan keputusan. Meskipun AI dapat membantu mengotomatisasi berbagai pekerjaan, manusia tetap memiliki peran penting untuk memastikan hasil yang dihasilkan akurat, aman, etis, dan sesuai dengan kebutuhan.

Keempat konsep tersebut memberikan gambaran bahwa perkembangan AI tidak berhenti pada kemampuan menghasilkan konten atau merespons pertanyaan melalui chatbot. AI juga berkembang menuju sistem berbasis agen yang mampu mendukung pelaksanaan tugas secara bertahap, dengan tetap memperhatikan pengawasan dan tanggung jawab manusia.
Antusiasisme mahasiswa sangat terlihat dalam kegiatan ini, terbukti dengan banyaknya pertanyaan di akhir sesi. Mahasiswa gen-Z saat ini sangat ingin menerapkan Ai secara efektif dan efisien dalam menyelesaikan permasalahan dan solusi di bidang Teknologi Informasi.

Dalam sesi pembukaan, Kepala Laboratorium STARTIKA, Nanang Maulana, S.Si, M.Eng menekankan pentingnya memahami AI secara benar dan terus mengikuti perkembangan teknologinya. Ia mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga berinisiatif meningkatkan keterampilan (skill) untuk mengembangkan, mengoptimalkan, dan memanfaatkan AI dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Pesan tersebut sejalan dengan kebutuhan sumber daya manusia di era transformasi digital, ketika kemampuan menggunakan AI perlu diimbangi dengan pemahaman teknis, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta tanggung jawab dalam pemanfaatan teknologi.

Setelah sesi kuliah tamu, kegiatan dilanjutkan dengan forum diskusi bersama dosen STARTIKA. Forum ini menjadi ruang untuk bertukar gagasan mengenai peluang pengembangan AI, penjajakan kolaborasi riset dan pengembangan produk, serta kemungkinan kerja sama antara program studi dan industri AI di Belgia.
Dalam akhir penutup Kaprodi STARTIKA Eko Harry Pratisto, S.T., M.Info.Tech., Ph.D.. menyampaikan apresiasi dan harapan kerjasama mutualisme untuk mengembangkan produk dan sharing knowledge bersama dibidang Ai.
Melalui kegiatan ini, STARTIKA UNS berharap dapat membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan dengan Banana Navy AI, khususnya dalam pengembangan teknologi AI, kolaborasi akademik dan industri, serta perluasan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman profesional di tingkat internasional, termasuk melalui peluang program magang internasional.
Kehadiran praktisi AI dari Belgia ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring internasional STARTIKA UNS sekaligus mendorong lahirnya mahasiswa yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan AI, tetapi juga mampu berkontribusi sebagai pengembang dan inovator teknologi di masa depan.

Leave a Reply